Pandemi Berlanjut, Tapi Pembelajaran Tatap Muka Perlu Dilakukan

Sewaktu PJJ dilaksanakan di akhir tahun 2020, pemerintah mengusulkan bahwa PJJ akan bersifat permanen, tentu kabar itu menjadi pro dan kontra bagi siswa dan wali murid. Karena PJJ menurut para siswa sendiri sangat tidak efektif dan menilai bahwa para siswa masih butuh kelas tatap muka dengan guru yang memberikan pendidikan karakter pada siswa. Pihak berwenang di Lingwala, di pinggiran ibu kota Kongo, Kinshasa, menanggapi ancaman infeksi virus corona di kalangan siswa dengan amat serius. Setiap siswa yang belajar di Sekolah Reverend Kim diharuskan untuk mengukur suhu tubuh sebelum diizinkan masuk gedung.

Sekolah yang terdapat kasus positif, harus memperbaiki prokesnya, memenuhi sarana prasarananya, dan jika setelah evaluasi dimungkinkan untuk dibuka kembali, maka akan dibuka. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, pada tahap pertama atau rintisan, uji coba akan dilakukan pada 35 SMP, 35 SMA, 35 SMK, dan 35 MA yang ada di Jawa Tengah. Uji coba PTM belum dilakukan di tingkat SD, TK, dan PAUD, atas dasar masukan dari sejumlah ahli. Simulasi ini juga, kata Anne akan dilakukan di 14 kecamatan lain pada akhir bulan ini.

Menurut pandangan Agustinus hal yang perlu dipersiapkan jika pembelajaran tatap muka tetap dilaksanakan pada Juli 2021, yakni tersedianya cukup ruangan untuk pembelajaran. Dikarenakan dalam satu ruang jumlahnya tentu akan lebih sedikit dibanding suasana kelas di saat sebelum pandemi. Selain itu, sekolah perlu menyediakan fasilitas protokol kesehatan, misalnya tempat cuci tangan, hand sanitizer, sabun dan lain-lain. Sekolah dibebaskan menetapkan pembelajaran tatap muka dilakukan dua atau tiga hari tiap pekan.

Kapan sekolah tatap muka akan dilaksanakan

Merujuk data Kemendikbudristek, uji coba itu telah dilaksanakan oleh sekitar 30 persen sekolah di Indonesia. BOGOR – Dinas Pendidikan Kota Bogor masih menunggu keputusan pemerintah pusat terkait kapan dimulainya kebijakan pembelajaran tatap muka di sekolah. Karena itu, belum dipastikan kapan sekolah tatap muka di Kota Hujan bisa dilaksanakan. Kalaupun sekolah sudah memenuhi semua kriteria untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka, protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim sudah menjelaskan, pembelajaran tatap muka terbatas tidak sama seperti sekolah tatap muka biasa. Nadim mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil berbagai survei yang dihimpun maupun yang dilakukan Kemendikbud-Ristek, menyebutkan bahwa mayoritas peserta didik dan orang tua sudah ingin kegiatan sekolah tatap muka. “Tentunya pembelajaran tatap muka akan didahului dengan persiapan penerapan protokol kesehatan atau prokes serta vaksinasi yang optimum,” ucapnya. Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur pun telah menunda pembelajaran tatap muka, yang semestinya dilaksanakan awal Juli tadi. Ini semata-mata agar melindungi guru dan peserta didik dari penularan covid-19 di lingkungan pendidikan. Idham Khalid selaku Kepala Dinas Pendidikan Tebing Tinggi mengatakan pembelajaran tatap muka terbatas peserta didik PAUD, SD dan SMP di kota Tebing Tinggi masih menunggu kebijakan lebih lanjut.

Pelaksanaan PTM, imbuh Ganjar, juga harus mempertimbangkan kondisi wilayah secara epidemologis. Dinas Kesehatan dan Satgas akan terus melakukan pemantauan dan pendampingan pelaksanaan program ini. Kota Balikpapan meskipun secara nasional ditetapkan masuk zona orange, namun sekitar ninety Situs Bola Online two,1 persen wilayahnya atau 1.551 RT dari 1.684 RT merupakan zona hijau atau nol kasus covid-19.

Jumeri meminta pengelola sekolah berfokus membangun karakter budaya bersih dan sehat lebih dahulu pada pekan-pekan awal PTM terbatas. Kata dia, para murid perlu didorong menjalankan budaya bersih dan sehat dan disiplin menjalankan protokol kesehatan demi menjaga diri mereka maupun orang-orang di sekitarnya. Menanggapi rencana dibukanya lagi sekolah tatap muka, epidemilog Universitas Airlangga Surabaya, Windhu Purnomo mengatakan bahwa setiap akan merelaksasi sebuah sektor, maka harus dilakukan evaluasi atau assesment epidemiologis Covid-19 lebih dulu.